Sabtu, 15 April 2017

TESIS, ANTITESIS, SINTESIS

Tesis: Hari ini Thania makan pizza.
Antitesis: Hari ini pizza hut tutup.
Sintetis: Oleh karena hari ini pizza hut tutup, hari ini Thania tidak makan pizza.

Kesimpulannya adalah hari ini Thania tidak makan pizza karena hari ini pizza hut tutup.

Kamis, 30 Maret 2017

TUGAS BAHASA INDONESIA


Tugas Proporsisi

1.     Contoh Proporsisi
a.   Wortel adalah jenis buah yang mempunyai vitamin A   sangat tinggi.
b.  Semua hewan mamalia pernah menyusui.

2.     Contoh bukan Proporsisi
a.   Apa sajakah siklus akuntansi
b.  Semua korban bencana Tsunami di Jepang tidak ada  yang selamat.

Tugas Silogisme

1.     Contoh kalimat silogisme hipotesis
a.PU : Jika tidak ada matahari, maka langit akan        gelap
PK : Matahari tidak ada
S  : Jadi, langit akan gelap

b.PU : Jika tidak mempunyai buku, manusia tidak        akan membaca.
PK : Manusia tidak akan membaca
S  : Manusia tidak mempunyai buku

2.     Contoh kalimat silogisme alternatif
a.PU : Rani belajar matematika atau Bahasa              Indonesia
PK : Rani belajar Bahasa Indonesia
S  : Jadi, Rani tidak belajar matematika

b.PU : Silvia makan nasi atau bubur
PK : Silvia makan nasi
S  : Jadi, Silvia tidak makan bubur


3.     Contoh kalimat Entimen
a.PU      : Semua warga Indonesia adalah warga               yang murah senyum
PK      : Thania adalah warga Indonesia
S       : Jadi, Thania adalah warga yang murah             senyum
   Entimen : Thania adalah warga yang murah senyum     karena dia adalah warga Indonesia

b.PU      : Semua Mahasiswi jurusan Akuntansi               adalah Mahasiswi Fakultas Ekonomi
PK      : Lili adalah Mahasiswi Akuntansi
S       : Jadi, Lili adalah Mahasiswi Fakultas             Ekonomi
       Entimen : Lili adalah Mahasiswi jurusan                          Akuntansi karena dia adalah Mahasiswi                  Fakultas Ekonomi.


  • Materi Pembelajaran
PENALARAN

Penalaran adalah suatu proses berpikir manusia untuk menghubung-hubungkan data atau fakta yang ada sehingga sampai pada suatu simpulan, dan data atau fakta yang akan dinalar itu boleh benar boleh tidak benar. Kalimat pernyataan yang dapat dipergunakan sebagai data itu disebut proposisi. Term adalah kata atau kelompok kata yang dapat dijadikan subjek atau predikat dalam sebuah kalimat proposisi.

·        MACAM-MACAM JENIS LINGKARAN EULER PROPOSISI

1.     Suatu perangkat yang tercakup dalam subjek sama dengan perangkat yang terdapat dalam predikat. Semua S adalah semua P (Semua sehat adalah semua tidak sakit).

2.     Suatu perangkat yang tercakup dalam subjek menjadi bagian dari perangkat predikat. Semua S adalah P (Semua sepeda beroda).

3.   Suatu perangkat yang tercakup dalam subjek berada di luar perangkat predikat.
Tidak satu pun S adalah P

    Tidak seorang pun manusia adalah binatang

4.     Sebagian perangkat yang tercakup dalam subjek berada di luar  perangkat predikat.
Sebagian S tidaklah P
Sebagian kaca tidaklah bening.

·        JENIS-JENIS PROPORSISI
1.     Berdasarkan bentuknya :
a.     Proposisi Tunggal
“ Hanya mengandung satu pernyataan”.
b.    Proporsisi Majemuk
“ Hanya mengandung lebih dari satu pernyataan”.
2.     Berdasarkan Sifatnya :
a.     Proposisi Kategorial
“ Hubungan antara subjek dan predikat terjadi dengan tanpa syarat”.

b.    Proposisi Kondisional
“ Hubungan antara subjek dan predikat terjadi dengan suatu syarat   tertentu ”.

3.     Berdasarkan Kualitasnya :
a.     Proposisi Positif ( afirmatif )
“ Proposisi yang membenarkan adanya persesuaian hubungan antara subjek dan predikat ”.

b.    Proporsisi Negatif
“ Proposisi yang menyatakan bahwa antara subjek dan predikat tidak mempunyai hubungan ”.

4.     Berdasarkan Kuantitasnya :
a.     Proporsisi Umum (universal)
“predikat proposisi membenarkan atau mengingkari seluruh subjeknya”.
Ciri-ciri : a. Universal Afirmatif
            b. Universal Negatif

b. Proporsisi Khusus
“ Predikat proposisi hanya membenarkan atau mengingkari sebagian subjeknya ”.
Ciri-ciri : kata sebagian, sebagian banyak,              beberapa, sering, kadang-kadang, dalam      keadaan tertentu.


PENALARAN DEDUKTIF 

                               I.            PENALARAN DEDUKTIF
“ Penalaran deduktif bertolak dari sebuah konklusi atau simpulan yang didapat dari satu atau lebih pernyataan yang lebih umum ”.
a.     Menarik simpulan secara langsung
Misalnya 1: Semua S adalah P. (Premis)
     Sebagian P adalah S (simpulan)
    Misalnya 2: Tidak satu pun S adalah P. (Premis)
   Tidak satu pun P adalah S. (Simpulan)
  
b.       Menarik simpulan secara tidak langsung

·        Untuk menarik simpulan secara tidak langsung ini, kita memerlukan suatu premis (pernyataan dasar) yang bersifat pengetahuan yang semua orang sudah tahu.
·        Silogisme merupakan bentuk penalaran dengan cara menghubung-hubungkan dua pernyataan yang berlainan untuk dapat ditarik simpulannya.

  • SILOGISME KATEGORIAL
“ Silogisme yang terjadi dari tiga proposisi. Dua proposisi merupakan premis dan satu proposisi merupakan simpulan ”.

  •          SILOGISME HIPOTESIS
“ Silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi kondisional hipotesis”.

  •          SILOGISME ALTERNATIF
“ Silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif .

  •          ENTIMEN
“ Suatu silogisme yang tidak mempunyai premis mayor karena premis mayor itu sudah diketahui secara umum, yang dikemukakan hanya premis minor dan simpulan ”.


Senin, 02 Januari 2017

TUGAS BAHASA INGGRIS 4

Nama : Rani Permatasari
Npm : 28214921
Kelas : 3EB20

IV.
5 VERB , 5 NOUN , 5 ADJECTIVE, DAN 5 ADVERB “ SEEN and HEARD

A. 5 Verb :  Write     :  Menulis Come      :  Datang
Imagine : Menggambar
Sing       : Menyanyi
Enough  : Cukup

B.  NOUN : Condition     : Kondisi
Service         : Melayani

C. 5 ADJECTIVE : Young        : Muda     Unbelievable  : Tidak percaya
Difficult     : Sulit
Disabilities : Gangguan
Frustrations : Frustasi

D. ADVERB : Absolutely   : Pasti
Actually       : Kenyataannya
Funny           : Lucu









TUGAS BAHASA INGGRIS 3

Nama : Rani Permatasari
Npm : 28214921
Kelas : 3EB20

III.
1. I would always try to negoziated my salary at job interview.
No,
Yes, because I want to get the salary that what I deserve. If my job is difficult and need a requirements so I will negoziaty about my salary to the company.
2. At an interview. I would try to show why i diserve the job and what i could do for the company.
No,
Yes, I will try to show to the company why I deserve about that job, like I will do everything to the company and already to hard working no matter how hard is.


TUGAS BAHASA INGGRIS 2

Nama : Rani Permata Sari
Npm : 28214921
Kelas : 3EB20
II. Dialogue  JOB INTERVIEW
MIND MAPPING













DIALOG :
Q : Selamat pagi, silahkan duduk .
  : Good morning, if you don’t mind sit down
A : Selamat pagi juga bu
    : Good morning too miss
Q : Saya Ajeng, kepala divisi sumber daya manusia dari perusahaan ini.
    : I’am Ajeng, the head of human asset division in this company
A : Senang bertemu dengan anda bu
    : Nice to meet you miss
Q : Apakah kamu siap untuk wawancara hari ini ?
    : Are you prepared for the prospective employee meet-up ?
A : Iya, saya siap bu
    : Yes , I’am prepared miss
Q : Silahkan kamu memperkenalkan diri
    : Please you, introduce yourself
A : Saya Rani, saya tinggal di jakarta selatan, saya lulusan dari Universitas    Gunadarma jurusan akuntansi.
    : I’am Rani, i live at south jakarta city, i graduateed from Gunadarma University, majors of accounting.
Q : Iya, bagaimana kamu tau tentang lowongan kerja di perusahaan ini ? dan apa yang membuat kamu tertarik untuk melamar sebagai manajer keuangan di perusahaan ini ?
    : Yes, how would you think about occuptition oppurtunity in this company ? and, whats make you intrigued to apply as the financial manager in this company?
A : Saya membaca iklan di koran “ The post” edisi hari minggu. Alasan saya tertarik untuk melamar sebagai manajer keuangan, karena saya rasa saya memiliki kemampuan untuk berasa diposisi itu.
    : I read ad on Newspaper the post , Sunday release. The reason i intrigued to apply as the finance manager in light of the fact that i feel, i’am able to be in that position.
Q : Apakah kamu memiliki kemampuan mengoperasikan komputer, dan aplikasi perangkat lunak akuntansi ?
    : Do you have the skills to operate  a coumputer , and accounting software ?
A : Iya saya bisa mengoperasikan komputer seperti Ms. Word, Ms. Excel, Ms. Powerpoint , dan internet. Dan saya bisa mengoperasikan aplikasi Zahir,DEA, dan MYOB.
    : Yes, i can to operate computer likeMs. Word , Ms. Excel, Ms. Powerpoint,and internet. And i can to operate accounting software like Zahir, DEA , and MYOB.
Q : Bagus sekali, jadi apa kelebihan yang kamu miliki ?
    : Very good, anyway what is your advantages point ?
A : Kelebihan saya adalah mempunyai semangat dan rasa tanggung jawab dalam mengerjakan sesuatu , saya juga senang untuk mempelajari hal baru.
    : My advantages are my soul and my obligation in doing something , i additionally like to learn new things.
Q : Lalu apa kekurangan yang kamu miliki ?
    : Then, what is your shortcoming point ?
A : Kekurangan saya adalah saya sering bekerja sampai larut malam sampai lupa dengan kesehatan saya sendiri.
    : My shortcoming point is I often do my job till midnight , and i forget about my healh and myself .
Q : Baiklah sangat menyenangkan mewawancarai kamu. Saya rasa kamu adalah pilihan terbaik untuk mengisi posisi tersebut. Terimakasih Rani.
    : Well it was an extraordinary time to have a interview with you. I though you are an extraordinary possibality to top off the position. Thankyou Rani
A : Sama-sama bu
    : You’re welcome miss


Minggu, 01 Januari 2017

TUGAS BAHASA INGGRIS 1

Nama : Rani Permata Sari
Npm : 28214921
Kelas : 3EB20

I.
EXERCISE 5-Oral (Books Closed) : Ask polite question in the following situations. Use any appropriate modal (may, couls, would, etc.) or polite imperative. (Number 15-20)

15. Your guests have arrived. You want them to sit down.
Answer : A : Hai Risa’s , may you (Please) sit down
B : Yes, of course
16. You’re walking down the hall of the classroom building. You need to know what time it is. You ask a student you’ve never met.
Answer : A : Excuse me sir, may i ask what time is it now ?
B : Yes, now at 09:00 a.m
17. You’re in the middle of the city. You’re lost. You’re trying to find the bus station. You stop someone on the street to ask for directions.
Answer : A: Sorry sir, may i ask where is the bus station ? because i don’t             know where i am
B: Certainly, you go to the south.
18. You call the airport. You want to know what time flight 62 arrives.
Answer : A: Hallo, could i ask when the flight 62 arrives ?
B: Yes, take off in 10 minutes again.
19. You’re in a departement store. You find a sweater that you like, but you can’t find the price tag. You ask the clerk to tell you how much it costs.
Answer : A: Excuse me sir, can i know the price of this sweater ?
B: Yes, the price is a $ 250,000
20. It’s your first day on campus. Your’re supposed to be at the library for a meeting, but you can’t find the library. You ask for information from another student you meet on the sidewalk.
Answer ; A: Could you tell where the library ?
B: Yes, the library is located on the 5th floor.

EXERCISE 11 – Oral (Books Closed) : Give advice in the following situations by using  should, ought to, or had better.  (Number 7-11)
7. You should check it
8. Yes, had better
9. You should study hard
10. You had better get to sleep
11. You should return the book in library

Senin, 06 Juni 2016

BAB 9 : PERLINDUNGAN KONSUMEN
9.1       Pengertian
Berdasarkan Pasal 1 angka 2 Undng-Undang Nomor 8 Tahun 1999, konsumen adalah setiap orang pemakai barang atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.
9.2       Asas dan Tujuan
Perlindungan konsumen diselenggarakan sebagai usaha bersama berdasarkan lima asas yang relevan dalam pembangunan nasional, lima asa itu diantaranya :
1.            Asas Manfaat
2.            Asas Keadilan
3.            Asas Keseimbangan
4.            Asas Keamanan dan Keselamatan Konsumen
5.            Asas Kepastian Hukum

Sementara itu, tujuan perlindungan konsumen meliputi :
1.            Meningkatkan kesdaran,kemampuan,dan kemandirian konsumen untuk melindungi diri;
2.            Mengangkat harkat dan martabat konsumen dengan cara menghindarkan dari ekses negatif pemakaian barang dan jasa;
3.            Meningkatkan pemberdayaan konsumen dalam memilih, menentukan, dan menuntut hak-haknya sebagai konsumen;
4.            Menetapkan sistem perlindungan konsumen yang mengandung unsur kepastian hukum dan keterbukaan informasi serta akses untuk mendapat informasi;
5.            Menumbuhkan kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya perlindungan konsumen sehingga tumbuh sikap yang jujur dan bertanggung jawab dalam berusaha;
6.            Meningkatkan kualitas barang dan jasa yang menjamin kelangsungan usaha produksi barang dan jasa, kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan keselamatan konsumen.

9.3       Hak dan Kewajiban Konsumen
Berdasarkan Pasal 4 dan 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999, hak dan kewajiban konsumen antara lain sebagai berikut :
1.                  Hak Konsumen
a.       Hak atas kenyamanan,keamanan,dan keselamatan dalam mengonsumsi barang atau jasa.
b.      Hak untuk memilih barang atau jasa serta mendapatkan barang atau jasa, sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan.
c.       Hak atas informasi yang benar,jelas,dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang atau jasa.
d.      Hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang atau jasa yang digunakan.
e.       Hak untuk mendapatkan advokasi perlindungan konsumen dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut.

2.                  Kewajiban Konsumen
a.       Membaca, mengikuti petunjuk informasi, dan prosedur pemakaian, atau pemanfaatan barang atau jasa demi keamanan dan keselamatan.
b.      Beritikad baik dalam melakukan transaksi pembelian barang atau jasa.
c.       Membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati.
d.      Mengikuti upaya penyelesaian hukum sengketa perlindungan konsumen secara patut.
9.4       Hak dan Kewajiban Pelaku Usaha
1. Hak Pelaku Usaha
a. Hak untuk menerimana pembayaran yangs sesuai dengan kesepakatan mengenai kondisi dan nilai tukar barang atau jasa yang diperdagangkan.
b. Hak untuk mendapat perlindungan hukum dari tindakan konsumen yang beritikad tidak baik.
c. Hak untuk melakukan pembelaan diri sepatutnya di dalam penyelesaian hukum sengketa konsumen.
2. Kewajiban Pelaku Usaha
            a. Beritikad baik dlam melakukan kegiatan usahanya.
            b. Memberikan informasi yang benar,jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang atau jasa serta memberi penjelasan penggunaan,perbaikan, dan pemeliharaan.
c. Memperlakukan atau melayani konsumen secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif, pelaku usaha dilarang membedakan konsumen dalam memberikan pelayanan, pelaku usaha dilarang membeda-bedakan mutu pelayanan kepada konsumen.

9.5       Perbuatan yang Dilarang bagi Pelaku Usaha
1. Larangan dalam Memproduksi/memperdagangkan
2. Larangan dalam Menawarkan/Mempromosikan/Mengiklankan
3. Larangan dalam Penjualan Secara Obral/Lelang
4. Larangan dalam Periklanan


9.6       Klausula Baku dalam Perjanjian
Di dalam Pasal 18 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999, pelaku usaha dalam menawarkan barang atau jasa yang ditujukan untuk diperdagangkan dilarang membuat atau mencantumkan klausula baku pada setiap dokumen atau perjanjian, antara lain:
1.      Menyatakan pengalihan tanggung jawab pelaku usaha;
2.      Menyatakan bahwa pelaku usaha berhak menolak penyerahan kembali barang yang dibeli konsumen;
3.      Menyatakan bahwa pelaku usaha berhak menolak penyerahan kembali uang yang dibayarkan atas barang atau jasa yang dibeli konsumen;
4.      Menyatakan pemberian kuasa dari konsumen kepada pelaku usaha baik secara langsung maupun tidak langsung untuk melakukan segala tindakan sepihak yang berkaitan dengan barang yang dibeli konsumen secara angsuran;
5.      Mengatur perihal pembuktian atas hilangnya kegunaan barang atau pemanfaatan jasa yang dibeli oleh konsumen.
6.      Memberi hak kepada pelaku usaha untuk mengurangi manfaat jasa atau mengurangi harta kekayaan konsumen yang menjadi objek jual beli jasa;
7.      Menyatakan bahwa konsumen memberi kuasa kepada pelaku usaha untuk pembebanan hak tanggungan, hak gadai, atau hak jaminan terhadap barang yang dibeli oleh konsumen secara angsuran.
9.7       Tanggung Jawab Pelaku Usaha
Dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 diatur Pasal 19 sampai dengan Pasal 28. Dalam Pasal 19 mengatur tanggung jawab kesalahan pelaku usaha terhadap produk yang dihasilkan atau diperdagangkan dengan memberi ganti kerugian atas kerusakan, pencemaran, kerusakan, kerugian konsumen.
Sementara itu, Pasal 20 dan Pasal 21 mengatur beban dan tanggung jawab pelaku usaha tanpa menutup kemungkinan bagi jaksa untuk melakukan pembuktian, sedangkan Pasal 22 menentukan bahwa pembuktian terhadap ada ada tidaknya unsur kesalahan dalam kasus pidana sebagaimana telah diatur dalam Pasal 19.
Didalam Pasal 27 disebutkan hal-hal yang membebaskan pelaku usaha dari tanggung jawab atas kerugian yang diderita konsumen, apabila :
1.            Barang tersebut terbukti seharusnya tidak diedarkan atau tidak dimaksud untuk diedarkan;
2.               Cacat barang timbul pada kemudian hari;
3.               Cacat timbul akibat ditaatinya ketentuan mengenai kualifikasi barang;
4.               Kelalaian yang diakibatkan oleh kosumen;
5.               Lewatnya jangka waktu penuntutan 4 tahun sejak barang dibeli atau lewat jangka waktu yang diperjanjikan.
9.8       Sanksi

Sanksi yang diberikan oleh Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999, yang tertulis dalam Pasal 60 sampai dengan Pasal 63 dapat berupa sanksi administratif, dan sanksi pidana pokok, serta tambahan berupa perampasan barang tertentu, pengumuman keputusan hakim, pembayaran ganti rugi, perintah penghentian kegiatan tertentu yang menyebabkan timbulnya kerugian konsumen, kewajiban penarikan barang dari peredaran, atau pencabutan izin usaha.